Rabu, 02 Juni 2021

GAMBARLAH DIRI SEBAIK MUNGKIN

 

SEBAIK MUNGKIN



 

          
Gambarlah Diri Sebaik Mungkin
  Gambar mengambar bagi dunia psikologi mempunyai kaitan erat dengan kepribadian seseorang dan kondisi kejiwaan yang dialami pada saat menggambar, bahkan menggambar menjadi salah satu alat test yang disebut dengan HTP dan DAP. HTP (House Tree Person Test) dikembangkan oleh John Buck pada tahun 1948. Dalam tes ini seorang peserta disuruh menggambar sebuah rumah, pohon dan manusia. Kemudian, hasil dari masing-masing gambar dievaluasi dari berbagai aspek untuk menilai karakter peserta tes. Sedangkan DAP (Draw A Person Test) atau tes menggambar orang adalah psikotes yang sederhana. Dalam tes ini peserta disuruh membuat 3 buah gambar orang pada 3 lembar yang terpisah yaitu gambar laki-laki, perempuan dan diri sendiri
            Tes menggambar bagi dunia psikologi bukan bertujuan untuk mencari gambar yang terbaik dari sisi estetika (keindahan gambar yang ditampilkan), namun lebih mengarah kepada kesempurnaan gambar dan detail obyek yang digambar, sehingga dalam tes gambar ini siapapun bisa melaksanakan atau bisa menggambar

                Dalam salah satu sesi perkuliahan program pasca sarjana (S-2) semua mahasiswa diminta untuk mengikuti DAP tes, di tengah-tengah tes dosen pengampu mengamati satu persatu pekerjaan mahasiswanya yang sedang proses finishing, sesekali sang dosen mengernyitkan dahi sebagai pertanda ada sesuatu yang tidak dikehendaki. Apa sebenarnya yang terjadi? Sang dosen terkejut melihat hasil gambar dari salah satu mahasiswa favoritnya
               Keterkejutan sang dosen bukan karena gambarnya yang jelek, namun ukuran gambar sangat kecil dan tidak sebanding dengan kertas yang disediakan serta guratan-guratan yang begitu samar sebagai indikasi bahwa mahasiswa ini sedang mengalami masalah kepercayaan diri, minder dan menyembunyikan sesuatu, padahal sang mahasiswa setiap sesi perkuliahan siapapun dosennya ia selalu aktif bertanya 
simak video di bawah ini
Gambaran Diri
            Pada dasarnya gambaran diri menurut Paul Hana adalah bagaimana anda  menilai diri sendiri atau pandangan anda tentang diri sendiri. Semua hal yang anda percayai tentang diri sendiri hingga saat ini tentang diri anda akan membentuk gambaran diri anda. Apakah anda melihat diri anda sebagai orang yang percaya diri dan ramah, atau seorang yang malu dan takut bertemu dengan orang lain ? apakah anda menganggap diri sendiri sebagai orang yang positif yang melihat semua orang dari sisi terbaiknya, atau apakah anda selalu melihat keburukan orang lain?
            Gambaran diri yang baik akan membentuk kebaikan hidup anda, bila anda merasa percaya diri, maka anda akan selalu berhasil dan bisa menyelesaikan setiap tugas yang anda terima, sebab pada hakekatnya orang yang percaya diri akan mudah mendapat kepercayaan dari orang lain dan mudah memberikan kepercayaan kepada orang lain, begitu juga bila anda merasa ramah, maka dengan mudah anda bergaul dengan siapa saja dan di mana saja, dan bila anda memandang orang lain dari sisi terbaiknya atau kelebihannya, maka orang lain anda mudah memberikan penghargaan kepada diri anda
Sebaliknya gambaran diri yang negatif akan merusak kehidupan anda, menggerogoti rasa percaya diri hingga menjadi minder, mengubah keramahan menjadi kekejaman memandang orang lain sebagai musuh yang siap setiap saat untuk mengenyahkan anda, bila ada yang memberi pujian kepada anda, anda menganggapnya sebagai hinaan terselubung, anda tidak bisa melihat dunia dengan kejernihan pikir dan  stabilitas emosi, akhirnya anda tidak pernah menemukan kenyamanan dalam hidup

Bicaralah dengan diri Sendiri

            Hal-hal yang mempengaruhi gambaran diri di antaranya adalah lingkungan, menurut Shad Helmstetter dalam bukunya What to say when you talk to your self sebagaimana dikutip Adi Gunawan, mengatakan bahwa manusia pada umunya sejak usia 0 sampai 18 tahun, yang tinggal di lingkungan cukup positif, mendengar kata-kata negatif  seperti “tidak”, “tidak boleh”, “tidak bisa”, ‘jangan”, “kamu nggak bisa”, “nggak usah mencoba”, “kamu pasti gagal” dan sejenisnya sebanyak lebih 148.000 kali. Bila seseorang tinggal di lingkungan yang positif sekali, ia akan mendengar kata-kata negatif hanya sekitar 100.000 kali

            Kata-kata negatif itu senantiasa berbenturan dengan kemauan anda untuk melakukan sesuatu atau mencoba sesuatu, inilah yang mengantarkan anda untuk berdialog dengan diri anda sendiri  seperti terjadi konflik dalam menentukan sikap “bisa apa tidak”, “mencoba apa tidak”, “gagal apa berhasil” hingga anda mendapatkan kesimpulan, dan bahkan dialog dengan diri sendiri ini berakhir tanpa hasil

            Oleh karenanya agar anda ingin mendapatkan gambaran diri yang positif,, maka bicarah kepada diri anda sendiri dengan kalimat-kalimat motivatif, bangun dalam pikiran anda, bahwa diri anda adalah orang yang hebat, layak mendapat kepercayaan, bisa bergaul dengan siapun, mudah mendapat pekerjaan, selalu berhasil dalam karier, bisa menghargai prestasi orang lain  dan kalimat-kalimat positif lainnya yang menurut anda bisa menguatkan gambaran diri anda. Dan hal itu juga perlu anda terapkan kepada siswa anda agar mereka selalu berprestasi dan siap menghadapi kehidupan di zamannya

Gambar diri sebagai Pemenang

Selebriti memiliki banyak tempat dalam pemberitaan di media, utamanya media eletronik, itu berarti dalam diri selebriti ada sesuatu yang menarik, seperti pengertian selebriti itu sendiri yaitu orang yang memiliki profil menonjol dan menjadi daya tarik publik dan pengaruh dalam sehari-hari dalam media.  Cukuplah bagi anda menentukan salah satu figur selebriti yang sedang anda gandrungi sesuai dengan bakat dan minat yang anda miliki



Bagi anda yang menginginkan menjadi negarawan anda bisa menggambarkan diri anda sebagai sosok presiden seperti Abraham Lincoln, Ford. Ronald Reagen atau siapa saja yang anda idolakan. Begitu juga yang menginginkan terjun di dunia pendidikkan bisa menggambarkan diri anda seperti Ki Hajar Dewantoro. Bagi anda yang gemar melukis bisa menggambarkan diri anda seperti sang maestro Afandi

Para selebriti di atas namanya sudah melegenda sepanjang masa dan karyanya untuk kemajuan peradaban sangat dirasakan dari masanya hingga sekarang, tentu anda adalah pribadi-pribadi yang agung, unggul dalam bakat dan minat yang anda miliki, untuk mewujudkan impian itu, mulailah dengan menggambar diri anda seperti yang anda inginkan

===========
Hambarlah Diri Sebaik Mungkin
Hamim Thohari Majdi
Ha Mim Co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar