MEMBERI BIBIT UNGGUL
Memberi bibit unggul. Selama siswa dalam dekapan guru, kasih sayang terus tercurah. Energi positif tersalur sebagai sumber motivasi. Siswa harus merasakan kehangatan. Seperti ayam mengerami telurnya, agar lahir generasi unggul, keturunan yang hebat.
Salah satu fungsi pendidikan adalah menyelaraskan perkembangan jiwa dan raga dengan usianya. Siswa bisa tumbuh badannya dengan berat badan dan tinggi badan. Siswa harus aman dari gangguan-gangguan psikis yang merusak jiwanya. Ketakutan didorong menuju keberanian, minder menjadi percaya diri, reaktif menjadi proaktif. Kerativitas dan inovasi dieksplorasi di masa balita hingga dewasa.
Kekuatan fisik menjadi penyeimbang keberaniannya. Kecerdasan intrlektual dibarengi dengan emosional dan spiritual yang cerdas. Berjalan beriingan tumbuh kekuatan lahir batinnya.
Ketuntas pemahaman mata pelarajan atau bidang akademik me jadi pondasi dalam kompetensi nonakademiknya. Guru membuat suasana kompetisi setiap siswa, dengan diri mereka sendiri dan dengan orang lain.
Lebih penting dari kesiapan akademis dan non akademis, kegiatan belajar mengajar melahirkan anak-anak yang memahami dirinya dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Lalu dengan kesadarannya membuka gerbang mengetahuan untuk mempersilahkan pengetahuan baru datang berbondong-bondong dan setia ketika dibutuhkan atau diingat.
Untuk menghasilkan bibit unggul, guru harus memiliki program dan perencanaan pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi masing-masing siswa. Guru meminang siswa dengan penuh kesungguhan dan keyakinan bisa mengantar ke atas podium para siswanya.
===========================
Hamim Thohari Majdi
Ha Mim Co
Memberi Bibit Unggul

Tidak ada komentar:
Posting Komentar