Selasa, 03 Agustus 2021

MENGAMALKAN HUKUM SEBAB

MENGAMALKAN HUKUM SEBAB AKIBAT


Mengamalkan hukum sebab akibat. Siapa yang menanam mengetam, tiada asap tanpa api. Contoh ibarat yang menggambarkan sebab akibat. Segala sesuatu yang ada karena ada yang menyebabkan ada. Tiada hal yang muncul tanpa sebab, tiada suatu langkah yang tak berakibat. 

Guru yang mencintai patut mendapatkan balasan kasih sayang, walau tidak diharapkan atau tidak menjadi tujuan utama. Seperti orang yang suka memberi, bukan berarti ingin dibalas. Sebab ada sesuatu pekerjaan yang dilakukan dasarnya adalah senang, seperti hobi. Bila dinalar, apa yang dikeluarkan secara materi tidak sebanding dengan apa yang diperoleh (secara material).

Kepuasan, inilah titik terang yang selalu menjadi motivasi dalam melakukan sesuatu. Secara internal berarti memuaskan batin diri sendiri, sedang secara ekternal mitivnya afalah senang ketika melihat atau bisa membuat orang lain senang. Seperti kekasih yang mencurahkan kasih sayang sepenuh jiwa, dengan tujuan agar pujaan hati merasa senang dan tenteram

Guru yang mencintai, faham dan pengerti apa saja yang diucapkan, akan menjadi bahasa anak di kemudian hari, sikap dan tingkah lakunya adalah karakter siswa di kala dewasa, ketika menjalani sekolah kehidupan. 

Role model menjadi penting untuk memerankan diti sebagai orang baik, kuat dan tangguh. Karena ini akan menjadi gambaran diri siswa sebagai cermin kehidupan dan dijadikan sumber inspirasi.

Ingat guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Sedikit kesalahan yang dilakukan oleh guru, akan berdampak kepada siswa sebagai pembenar untuk melakukan kesalahan sejenis dan lebih besar kadarnya. 

==================

Hamim Thohari Majdi

Ha Mim Co

Mengamalkan Hukum Sebab Akibat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar