Selasa, 31 Agustus 2021

TANGGUNG JAWAB

TANGGUNG JAWAB


Tanggung jawab. Tidak sekadar gabungan dua kata yakni tanggung dan jawab, lebih dari itu istilah ini sudah sangat lazim, bahkan karena kelazimannya menjadikan semakin tidak jelas, bila dijelaskan atau didefinisikan. Akan tetapi justru itulah yang menjadikan maknya kurang menggigit, bahkan terkesan ompong. Bahkan pengucapnya kadang merasa tidak bertanggung jawab.
Hidup ini sejatinya adalah individual, memiliki beban tanggung jawab masing-masing individu, tidak bisa dibebankan kepada orang lain, tetapi justtu menjadi beban orang lain, bila mengalami missejahtera, atau bahasa sosialnya sampang masyarakat. Apa menjadi pilihan anda adalah tanggung jawab anda. Tidak bisa dibebankan kepada orang lain. Apa yang anda pilih, jangan diproyeksikan kepada orang lain ketika ada ketidak lezatan. Namun letika sukses penuh kelimpahan, justru melupakan kepada orang yang pernah berjasa atau memiliki peran besar. Melupakan jasa dan dharma bakti orang lain. Beberapa pilihan yanv telah anda tetapkan, walaupun dari hasil pengaruh orang lain. Tetaplah semua disampirkan di pundak anda, tidak ada yang bisa ditipkan pada jemuran tetangga, atau jemuran sebelah. Maka perkuatlah diri dalam hal memilih atas beberapa pilihan yang anda bimbangkan. 
Apa yang anda lakukan, haruslah anda mampu dan wajib mempertanggung jawabkannya. Tidak boleh lempar batu sembunyi tangan. Hanya mau makan, tetapi tidak mau mencuci piring, bahkan bau mulut tak diakui. Perbuatan anda akan meninggalkan jejak sejarah, banyak orang mengenangnya, walau kadang ingatan anda sangat dangkal dan mengenalinya samar-samar. Manajemen resiko harus diterapkan, agar anda mampu memiliki kecerdasan dalam memilih, menuju pilihan yang lebih dibutuhkan dan lebih baik. Tidak.ada dalam pergerakan dan tingkah laku manusia tak mengandung resiko, bahkan yang positifpun beresiko, makan resikonya kenyang, minum berdampak berkurang dahaga rajin menjadikannya lebih pandai , kaya adalah resiko bagi yang mau berhemat. 
Tentulah mengarahkan kepada diri sendiri untuk mengakui atas apa yang dipilih dan dilakukan. Nyatakan dengan jelas,
aku bertanggung jawab atas diriku
 sendiri
Aku bertanggung jawab atas masa depanku
Aku bertanggung jawab atas hari tuaku
Aku bertanggung jawab atas apa saja yang melekat dalam diriku baik berupa profesi atau status sosial, akau akan menerimanya dengan segala kepantasan.
Keteibatan orang lain menuju tanggungbjawab anda adalah menyuguhkan pilihan dan menyiapkan logika dalam mengerjakan. 



===================
Hamim Thohari Majdi
Ha Mim Co
Tanggung Jawab
Kecerdasan Spiritual

Tidak ada komentar:

Posting Komentar