Kamis, 16 Desember 2021

KUAT LUAR DALAM

 KUAT LUAR DALAM.



Kuat luar dalam. Ada sebagian sekolah fokus mendapatkan medali dalam setiap lomba. Harapannya di mata masuarakat dianggap sebagai sekolah hebat. Sehingga arah pembelajaran ditujukan dan diutamakan untuk menjadi juara lomba. Pertanyaannya, adakah kesalahan dalam hal ini? Jawabnya tentu syah-syah saja dan boleh alias tidak adanyang melarang.

Namun yang perlu diingat bahwa orang tua menyekolahkan anaknya tifak sekadar menjadi juara lomba, harus diimbangi dengan juara dal kehidupannya, tidak sesikit anak yang preatasi belajarnya baik, prestasi sosialnya diragukan. Tentu ini sebagai hasil pendidikan yang mengutamakan.hasil, tidak diimbangi dengan oenguatan proses.

Pepesan kosong adalah upaya membangum citra lembaganya, sementara kualitas mentalitas siswa kurang diperkuat. Maka guru harus hadir untuk menyeimbangkam kekuatan proses dalam pencapaian hasil. Siswa harus faham bahwa dalam memperjuangkan usaha untuk mencapai juara adala lawan bertanding lawan sosial dan lawan kepribadian (menjinakkan ego dalam diri).

Menjadi juara adalah penting, memilili mental juara jauh lebih penting. Banyak yang tidak sanggup menaklukan lebidupan karena mental juaranya rapuh, atau semangatnya mengecil seiring dengan kecilnya peluang.

Biatkan anak.tumbuh sesuai usia dan jamannya, tidak perlu dipaksakan menjadi juara dalam lomba, paksalah untuk bisa menjali kompetisi dalam kehidupan dan menjadi terdepan. Anak tidak begitu membutuhkan medali, mereka butuh nyali yang diasah sejak dini

 


=====================

Hamim Thohari majdi

Ha Mim Co

Kuat Luar Dalam

Hindari Pepesan Kosong.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar