Kamis, 03 Februari 2022

TANGGAL MUDA

TANGGAL MUDA


Tanggal muda, kehidupan baru dibuka dan corat-coret kehidupan masuk pada tahapan lanjutan, bisa juga betul-betul memulai dari awal lagi. Karena program hidup hanya berjangka satu bulan, semuanya harus rampung, bekal tidak boleh kurang, bahkan harus surplus, untuk menambah investasi. 
Marni sangat girang di setiap awal bulan, ada penghargaan dalam bekerja, berupa gaji, tunjangan dan bonus. Maunya marni setiap hari tanggal muda supaya dapat bonus terus. Di perusahaan Marni terbilang sangat care dengan kesejahteraan karyawaan, utamanya pada jenjang penentu kebijakan. Bonus internal dan ekaternal dari mitra kerja perusahaan. 
Baru saja Marni bersama Aji menghabiskan akhir tahunnya di luar pulau. Pindah daru satu pulau ke pulau lain, yang jarang dikunjungi tamu, ingin mendapatkan suasana baru, di tempat yang sangat natural. Mereka berdua sudah terlalu sering menginggahi dan bermalam di tempat yang dibangun oleh manusia dan komsep mencakar langit. Mereka ingin menikmati tetes air dari daun yang berasal dari embun, gemericik air di sungai dan nyanyian burung dalam ruang kebebsannya.
Walau tidak begitu dibutuhkan, gaji yang terlambat dua hari menjadilan hati Marbu gusar, ada sesuatu yang hilang, "aha" itu kata sakral yang selalu diucapnya usai perjuangnnya sukses atau mendapat reward. "gaji itu kan hak, maka wajar dong kalau aku menunggu" Marni menjelaskan kepada Aji sebelum Aji menanyai dirinya tentu dengan seambrek nuklir dan dalil-dalil akademis serta teori sekolah lapangan. 
Gaji, ada sensasi, juga prustasi. Menggemberikan, juga menyedihkan. Alat transaksi yang menyatukan, juga pertikaian. "Ketika gaji penerimaannya ditunda, ada beberapa perputaran terpaksa lamban, bahkan ada yang terpaksa berhenti" kenang Marbi pada satu paragraf buku tentang finansial. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar