LOLOS DAN LULUS
Pagi kelam Marni bangun, bersamaan dengan adzan subuh dikumandangkan. Seperti kebiasannya bangun pagi dilanjutkan sholat subuh dan beraktivitas keduniaan. Namun hari ini Marni hanya memnersihkan muka, tamu bulanannya datang.
Aji sudah di masjid. Dengan penuh keraguan, "masihkah jamaah sholat subuh belum dimulai?" ujarnya dalam hati. Jarum jam mendekati angka lima. Terlihat remang dan belum sadar sepenuhnya, Aji berangkat ke masjid tanpa terlebih dahulu berwudhu. "Sepi, sandal hanya ada dua pasang" selidik Aji. Sedikit mengendus Aji masuk kamar mandi masjid.
Ada pengumuman dari ketua takmir masjid, perihal pelaksanaan puasa Ramadhan dan tadarus. Jamaah ada sebagian berdiri pindah shof, sebagian lain tetap di tempat sam il menundukkan kepala, mulutnya mengucapkan kalimat dzikir dengan pelan.
Aji lolos dari dugaan Marni, Aji lulus berjamaah shokat subuh, tiada hal yang memcurigakan dan tiada tanya. Siang mulai membersamai aktivitas masyarakat. Jalanan mulai ramai dan semesta terbentang terang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar