Memilih kelas
Begitu duduk di kursi hidangan, pramusaji langsung menyodorkan menu makanan. "haa! Ragam makanan tidak begitu banyak, biasa saja" Aji membelalakkan mata, membandingkan dengan makanan yang pernah dicicipi..'ikan nila" Aji mengulang apa yang dikatakan. "harga ikan nila yang aku tahu, lebih murah di tempatku"
"Ini masalah tempat dan brand" rudi berusaha turut menjekaskan. Di rumah makan dan warung memiliki beberapa perbedaan, kenyamanan tempat, pelayananan, rasa dan kebanggaan serta kepuasan.
"Kita tidak salah masuk, hanya saja tidak terbiasa mengeluarkan uang sambil berkeringat, lebih daras dari cara meraihnya" Aji mencoba memberi analog terhadap kekagetannya melihat angka di seberang tulisan menu makanan.
Memantaskan menempati sebuah ruang, membutuhkan kearifan lokal dengan menjernihkan telaga batin, tanpa menurunkan harga diri. Nikmati dalam jebakan ruang, hati yang lapang membuat semuanya tenang dan nyaman.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar