MENGALAHKAN KEINGINAN
Hidup adalah merealisasikan apa yang diingini, beribu keinginan tertumpuk setiap saat, menjadi beban kuat bagi jiwa menanggungnya. Angan yang didepositokan hanya sekadar disimpan menjadi interior dari diri seseorang. Sedang angan yang dipaksakan untuk menjadi nya, sementara kompetensi dan kapabilitas belum mengimbangi, bisa menjadi berat sebelah dan berujung gelisah.
Mengalah pada kenyataan yaitu menerima takdir sebagai hasil akhir sebuah ikhtiar, tanpa menyediakan alasan sedikitpun walau itu akal isa menerima. Menolak kenyatakan pada ptinsipnya adalah membangun benteng agar tidak bersyukur, menutup diri dari pemberianNya dalam bentuk lain, yang datang secara otomatis, loginga manusia tumbuhnya rasa berterima kasih setelah apa yang diharap menjadi nyata.
Mengalahkan keangkungan diri, belajar mengalah atas kenyataan yang bertentangan dengan angan, untuk meletakkan hati sebagai penguat logika, bukan logis matematis, tapi lagis empiris dalam dalil samami.
Tidak ada yang salah dalam hidup ini, hanya akal kita saja yang tidak terima dan tidak memaksakan diri untuk menerima. Kesalahan pada cara respon atau memberi feedback dalam berbagai peristiwa, biarlah jiwa yang merasakan kedamaian, tanpa akal menyampuri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar