RAPI DAN CANTIK
Sungguh menawan, gadis berparas cak dan berdandan menawan. Tentu mengundang banyak pesona, tidak disiakan bagi yang menjumpainya. Menarik, sungguh menyita perhatian. Bila sudah tersedot perhatiaannya, akan merekan waktu dan sesuatu yang lain terbuang. Paras cantik dibungkus dengan gaun yang indah.
Penampilan dan bungkus bisa menyilaukan pandang dalam diri atau isi. Wajarnya semua bisa dilakukan secara mandiri, sayangnya informasi hanya sepengal-penggal seperti permainan Puzzle. Hanya beberapa orang yang sabar dan telatin serta cermat menyelesaikan permainan ini. Selebihnya membelinya secara instan, damai dengan keadaan dan merelakan rupiah melayang tanpa kewajaran.
Terpesona, melumpuhkan kerja otak, emosi menjadi memdidih, segera melakukan tindakan menurutkan nafsu. Perlu ada perdamaian dengan hati, mengalahkan kerja akal yang sedang mencari rumus, memilih logis matematis, namun sering tertinggal di jalanan secara sadis
Kecerdasan sosial harus diinjak kuat, ada komunikasi finansial yang sedang di bangun, aliran sungai rupiah yang terlewati harus basah, agar tidak menimbulkan lumpur yang akan mengotori siapapun yang melintas, inilah kehidupan ada mata rantai yang harus selalu dijaga keutuhannya untuk kelestarian sosial. Komunasi bersyarat dan ada lampirannya, tidak selalu bermakna negatif, memang pada sisi lain merasa dipasung agar mengikut kepada pemilik SOP, sisi lain pelanggan dimudahkan, dilayani di tempat. Semuanya harus saling memahami. Tidak lagi menyediakan ruang hujat, melahirkan amarah yang ujungnya pasrah.
Hanya beberapa yang menganggap sebagai pecundang dan melawan, tapi tak sebanding dengan ringkasnya jalan yang dibayar. Banyak pengais rizki menjadi penumpang, resmi, abu-abu dan sedikit menyembunyikan malu.
Mari berbagi dan jangan pernah mrnagihnya tergesa. Bisa dipanen di tempat lain atau waktu yang tidak pernah diduga. Kebaikan dan ketulusan menyehatkan hati dan dompet.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar