INTEGRITAS SYARAT POKOK MENJADI PEMIMPIN
Setelah loyalitas adalah integritas. Kepribadian seseorang dapat dilihat dari integritas diri seseorang. Integritas menjadi faktor penentu nilai seseorang dalam kiprah kehidupannya, ibarat baju, integritas adalah potongannya tepat jahitannya ok sehingga memberi nilai tambah (value added) bagi pemakainya, tambah tampan atau tambah cantik
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,
integritas adalah mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh
sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan dan
kejujuran. Menurut Mario Teguh, integritas adalah kesetiaan kepada yang benar,
dalam profesi yang dimaksud dengan
kesetiaan kepada yang benar
adalah kesetiaan kepada produk-produk hukum yang dikeluarkan oleh institusinya
Integritas dan
Kejujuran
Istilah integritas sering dirancukan dengan istilah kejujuran.
Untuk membedakan kedua istilah tersebut saya sependapat dengan Stephen R.Covey yang
menyatakan “honesty is telling the truth, in other word, conforming our
words reality-integrity is conforming to our words, in other words, keeping
promises and ful-filling expectations.” Kejujuran berarti
menyampaikan kebenaran, ucapannya sesuai dengan kenyataan. Sedang integritas
membuktikan tindakannya sesuai dengan ucapannya. Orang yang memiliki integritas
dan kejujuran adalah orang yang merdeka. Mereka menunjukan keautentikan dirinya sebagai orang yang bertanggung jawab dan berdedikasi.
Orang jujur adalah orang yang menyampaikan tentang hal yang
diketahui, orang jujur bila ditanya akan menjawab seperlunya sesuai yang
dibutuhkan. Sedangkan integritas seseorang diukur dengan tingkat konsistensi antara ucapan dan tindakan.
Ucapannya menjadi barometer dalam bertindak dan tindakannya menjadi pijakan
kokoh untuk mengucapkan suatu perintah, larangan atau nasihat
Hutson (2005) dalam tulisannya Trustworthiness menyebutkan bahwa orang-orang yang memiliki integritas memiliki kemampuan di antaranya: mempertahankan keyakinan, mendengarkan kata hati dan bertindak secara benar dan terus membangun reputasi diri
Simak bagaimana mencintai dengan kesadaran
https://www.youtube.com/watch?v=SiD9FcNTvmI&t=121s
Mempertahankan keyakinannya
Keyakinan kebenaran akan sesuatu hal
adalah modal pertama dan utama dalam merencanakan tindakan, dengan keyakinan
yang tinggi akan menguras virus keraguan yang menghalangi kreativitas berpikir
dan membelenggu langkah. Bagi seorang pemimpin keyakinan merupakan daya dorong
untuk mendistribusikan tugas-tugas kepada bawahan, dan bagi bawahan keyakinan
akan memudahkan dalam menyelesaikan tugas yang diemban
Integritas seorang pemimpin
dibuktikan dengan keberaniannya mempertahakan keyakinannya secara terbuka, mampu
mengurai setiap persoalan, siap adu konsep berikut memilah peluang dan ancaman,
sehingga memudahkan langkah guna mewujudkan tujuan yang direncanakan.
Integritas yang rendah biasanya
cenderung mudah menyerah, tidak mampu menjelaskan rencana-rencana, tidak
sanggup memberikan argumen penguat ketika ide atau kegiatannya ditolak oleh
orang lain. Orang yang tidak punya integritas seperti layang-layang yang
bergatung pada kencangnya angin, melayang ke utara ketika hembusan angin datang
dari arah selatan, berbelok ke barat atau ke timur seiring dengan pusaran angin
Mendengarkan kata hati
Agar otak anda
tidak mudah lelah, sudah seharusnya anda setia mendengarkan apa yang difatwakan
oleh hati. Sebab kata hati merupakan kemampuan membuat keputusan tentang yang baik-benar dan
yang buruk-salah bagi manusia. Dalam kaitannya dengan moral ataupun perbuatan.
Hati nurani memerintahkan atau melarang anda melakukan sesuatu kini dan di
sini, tidak berbicara tentang yang umum,
melainkan tentang situasi yang sangat konkret.
Sumber
informasi kata hati adalah hati manusia itu sendiri, menurut imam Ghozali, hati
seperti cermin dan dosa manusia seperti debu, semakin banyak dosa yang
dilakukan, maka akan mempersuram cermin diri, cermin yang kotor pantulan yang
dihasilkan penuh dengan bercak-bercak, hati yang kotor akan mengeluarkan
perintah yang kotor juga. Sebaliknya orang yang selalu berbuat demi
kemaslahatan orang banyak dan gemar melakukan kebaikan maka kata hatinya akan
mengarahkan kepada hal-hal yang baik, ketika mengambil keputusan bisa diterima
berbagai pihak karena mengutamakan kepentingan umum dan menjauhkan dari kepentingan
pribadi yang kadang memberikan kepuasan sesaat tetapi menyimpan penyesalan
mendalam
Para pimpinan sudah seharusnya
menggunakan kata hati sebagai rujukan dalam setiap keputusan yang diambil,
setiap langkah yang hendak ditempuh sehingga yang dihasilkan benar-benar
membawa manfaat bagi institusi. Efek postif lain adalah terwujud ikatan moral
dengan staf, sehingga para staf melaksanakan tugas dengan riang gembira
Bertindak Secara Terhormat dan Benar.
Pemimpin yang memiliki integritas tinggi tentunya memiliki
kemampuan untuk bertindak terhormat dan benar. Sebab jabatan yang diemban
dijadikan sebagai tempat bercermin. Setiap tindakannya selalu didasarkan pada
alasan yang cukup kuat dan distandartkan dengan aturan-aturan yang ada. Dan
perlu disadari bahwa ucapan dan tindakan seorang pemimpin akan melekat dengan
tempat yang dipimpinnya, maksudnya ucapan pemimpin biasanya dimaknai sebagai
kebijakan, dan tindakannya akan dijadikan acuan bawahannya
Seringkali seorang yang sudah menduduki jabatan tertentu
melakukan tindakan-tindakan yang kurang terhormat dengan cara memanfaatkan
jabatannya untuk kepentingan pribadi, melakukan kesewenangan dan membuat
keputusan yang selalu menyusahkan bawahan. Mari kembali ke jalan yang benar, menata institusi
tempat kerja dengan sandaran moral dan berbasis kekeluargaan, sehingga
terwujud saling menghormati dan saling mengasihi dalam konteks profesi secara
professional dan porposional
Terus Membangun dan Menjaga Reputasi Baik.
Setiap orang berharap untuk selalu memiliki reputasi yang
baik dipandang oleh lingkungannnya. Untuk meraih, membangun, dan menjaga
reputasi yang dapat dibanggakan tidaklah mudah, semua itu harus dilalui dengan
kerja keras dan pencitraan positif yang terus-menerus dengan cara :
- Bertindak dengan integritas.
Ini berarti "melakukan hal yang benar", bersikap jujur dan
melaksanakan janji-janji yang telah dibuat. Misalnya, jika anda berpikir
untuk menipu pimpinan atau staf anda, pikirkan lagi. Bila ketahuan,
reputasi anda langsung
compang-camping dan menjadi bahan tertawaan. Sekali Lancung ke ujian
seumur hidup tidak dipercaya
- Serius dalam pekerjaan.
Selalu berusaha untuk menunjukkan bahwa diri anda teliti, berkomitmen dan
antusias akan pekerjaan anda sendiri. Anda akan berpeluang untuk
mendapatkan promosi atau tawaran pekerjaan yang lebih baik bila orang tahu
bahwa anda memiliki sikap yang tepat.
- Buat
skala prioritas sehingga mempermudah pencapaian tujuan perencanaan, mempermudah dalam
menyelesaikan suatu program kegiatan. Jangan menyia-nyiakan peluang,
bersegeralah pindah dari suatu urusan setelah pekerjaan tersebut selesai
- Hormati orang lain.
Kehormatan seseorang tergantung seberapa kuat anda menghormati orang lain,
semakin anda hormat kepada orang lain, semakin banyak simpati yang anda
dapat dan semakin banyak yang akan menghormati anda. Sebaliknya bila anda
kurang memberikan penghormatan kepada orang lain jangan berharap orang
lain akan menghormati anda, jadikan jabatan yang anda miliki sebagai
sarana menghormati orang lain
Integritas yang
tinggi adalah impian sebagai seorang pemimpin, semestinya seorang leader
memimpikan bisa mengangkat orang-orang
yang integritasnya tidak perlu dipertanyakan lagi, dengan integritas yang
tinggi akan mampu menerjemahkan setiap kebijakan pimpinan,
dengan integritas yang tinggi pula seorang pemimpin mampu melakukan hal-hal
yang kreatif dan selalu berinovasi untuk kepentingan isntitusinya
Betapa pentingnya integritas dalam diri seseorang sehingga tanpa integritas , motivasi menjadi berbahaya; tanpa motivasi, kapasitas menjadi tak berdaya; tanpa kapasitas, pemahaman menjadi terbatas; tanpa pemahaman pengetahuan tidak ada artinya; tanpa pengetahuan, pengalaman menjadi buta.
Hamim Thohari Majdi


Tidak ada komentar:
Posting Komentar