Sabtu, 21 Agustus 2021

MENJAUH DARI SURGA

MENJAUH DARI SURGA


Menjauh dati surga. Surat al A'raf ayat 179 menyebut bahwa 
Dan sungguh, akan Kami isi neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah.

Piranti yang Allah berikan dalam diri manusia berupa hati, mata dan telinga tidak difungsikan untuk menambah kebaikan, sebaliknya justru dijauhkan dari nilai-nilai yang Allah sukai. Pertanyaannya, bagaimana mungkin seseorang mengingini jalan kebaikan atau jalan lurus, tetapi ketika ada fenomena yang tampak di depan mata, tidak menjadikan bertambahnya takjum kepada Allah sebagai sang pencipta, atau dianggap sebagai sesuatu yang wajar. Bagaimana mungkin seseorang ingin mendapatkan pengetahuan tentang jalan kebaikab dan cara meraihnya, sementara nasihat alam dan nasihat lisan orang lain dianggapnya angin lalu. Bagaimana mungkin seseorang ingin melakukan perubahan menjadi insan yang teguh dan kurus dalam syari'at agama, kalau hatinya menolak kebenaran, menurutkan hawa nafsunya dan mencari zona aman dalam koridor duniawi.
Siswa harua diajarkan bagaimaana menggunakan signal atau alarm hati nuraninya. Mengatakan subahanallah sebagai bentuk prnguatan tauhid dan bersedia membaca dan mendengarkan nasihat Al Qur'an. Sungguh semuanya dibutuhkan pengetahuan yang kuas, pembiasaan yang tiada henti dan praktek menyatukan gerak dan hati.
Di sinilah hati guru terlebih dahulu harus suci (bersih) dari syirik dan hasad, guru harus memiliki kebeningan mata dan memancarkan keteduhan serta menyiapkan diri menjadi pendengar yang baik, dengan begitu siswa mudah mencontih dan meneladani. Sehingga terwujudlah harapan dan impian beradandi jalan lurus, jalan yang Allah siapkan menuju surgaNya.
Misal, karena ketidak tahuan anda lalu anda bertanya tentang arah menuju suatu tempat kepada seseorang yang anda jumpai, tetapi anda tidak yakin dengan penampilannya, mata anda tidak memperhatikan atau tertuju pada orang yang sendang menjelaskan serta anda tidak merekamnya dengan sungguh-sungguh. Maka di tengah perjalan dipastikan anda bingung dan bisa tersesat. Atau anda tanya kepada google map, namun anda tidak mengikuti intruksinya, so pasti anda akan berada di jalan lain, bukan jalan yang menunjukkan tujuan anda.

=====================
Hamim Thohari Majdi
Ha Mim Co
Menjauh Dari Surga
Ironi memohon jalan lurus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar