Kemasan Pesona Utama. Penampilan atau kemasan menjadi perhatian utama, ketika melihat atau mendapatkan sesuatu yang baru. Mari kita perhatikan. Di seberang jalan terlihat dari belakang sosok tinggi semampai, mengenakan baju yang serasi, paduan merah hati dengan putih tulang, langkahnya gontai. Secara spontan kita menyatakan bahwa orang tersebut sungguh mempesona, membuat hati terpikat. Akal pun membenarkan kesimpulan ini dan menyimpan kesan yang mendalam sebagai sesuatu kenikmatan ketika dikenang.
Indera manusia memang selalu takjub dengan keindahan. Sesuatu yang membuat harmoni berpikir dan menghentikan sementara logika serta mengikut kata hati.
Di akhir bulan Agustus tahun ini, tim HRD di yayasan kami sedang membuka lowongan pekerjaan untuk tenaga kebersihan supaya keren kami menyebutnya dengan cleaning service. Satu orang yang dibutuhkan, ada dua belas pelamar sudah memasukkan surat lamaran, maka tim sepakat lowongan ditutup, walau belum memasuki dead line. Kami bercanda, main tebak untuk memilih pelamar yang patut diperhitungkan atau masuk nominasi. Pertama, memilih berdasarkan foto dan kedua berdasarkan tanda tangan. Wal hasil kedua metode tersebut mengerucut dua nama. Aman kata teman-teman anggota tim dan saya mengamini.
Tes dilakukan denga dua tahap, tahap pertama tes tulis meliputi tes kepribadian dan keterampilan. Tahap kedua wawancara meliputi tiga hal yaitu, baca Qur'an, kompetensi dan verifikasi dari tes tulis.
Satu persatu peserta menghadap interviewer, anggota tim memperhatikan wajah peserta sembari mencocokkan dengan foto yang telah dilingkari dan tak satupun wajah yang mirip dengan fotonya.
Maka bila mengukur seseorang berdasar kepada pakaiannya, atau tampang raut mukanya, bisa menjebak. Seperti pada cerita pertama, setelah sosok yang aduhai tersebut membalikkan punggungnya, ternyata seorang laki-laki yang boasa-biasa saja. Sedangkan pada cerita cleaning service, tim terjebak dengan usia foto yang diserahkan adalah foto untuk ikazah tiga atau lima tahun silam.
Kemasan memang bertujas membungkus agar menjadi menaril dan menyedot perhatian. Namun bila tidak dibarengi dengan pencocokan isinya, bisa kecewa pasca memutuskan untuk memilih. Inilah salah satu hambatan seseorang untuk tidak memberikan pujian, ketika mendapati penampilan yang kurang baik dan wajah yang sangat pasaran atau tegasnya kurang tampan dan tak begitu cantik.
=============================
Hamim Thohari Majdi
Ha Mim Co
Kemasan Pesona Utama
Rupa Yang dipuja
Penghambat pemberi pujian

Tidak ada komentar:
Posting Komentar