KENIKMATAN INSTAN
Kenikmatan instan. Kecanggihan teknologi telah melipat proses panjang menjadi lebih ringkas dan sederhana. Utamanya di bidang kuliner tersedia makanan instan dan cepat saji. Pelanggan tidak perlu berlama-lama menunggu, lapp dalam sekejap bisa dinikmati. Makanan instan dengan kecanggihan teknologi meracik berbagai resep masakan kemudian dikemas dengan apik, memudahkan ibu-ibu untuk menyimpan dan menggunakannya bila dibutuhkam sewaktu-waktu, tanpa harus ribet menyimpan empon-empon dan sejenisnya dan meraciknua secara manual.
Makanan instan dan cepat saji, menambahkan bahan perasa dan pengawet. Sehingga kadang enak di mulut bermasalah di perut. Tentu saja karena ada bahan kimiawi. Lain halnya dengan masakan tradisional manual. Aromanya natural dan melezatannya brrasal dari paduan antar bumbu yang diracik dengan keseimbangan dan hati.
Sama halnya dengan kenikmatan dunia yang lain. Bila didapatkan secara instan akan mengakibatkan kurang maksimal menikmatinya. Era 90-an ada istilah orang kaya baru (OKB), julukan bagi seseorang yang mendapatkan banyak uang karena lotre. Mereka belum siap memiliki banyak uang, sehingga pengelolaan keuangan bersifat konsumtif. Ditambah dengan argumen bahwa mendapatkannya mudah, sehingga tidak perlu kikir alias pelit dalam membelanjakan.
Beda dengan seseorang yang memiliki kekayaan dengan memeras otak dan keringatnya sendiri, akan sangat hati-hati dalam membelanjakan, karena ingat bagaimana makna perjuangan, sehingga memilih dengan super ketat ketika mau mengeluarkan rupiah.
Pendidikan harusnya mengutamakan proses, sehingga bisa mengetahui seluk beluk segala sesuatu. Karena semunya terjadi sebab ada proses. Inilah yang harus ditanamkan guru kepada siswa. Guru harus bisa menjelaskan mengapa proses manual membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Namun begitu menggunakan teknologi lebih ringkas dan murah.
Kesejahteraan yang hakiki adalah diciptakan oleh warga dengan melaksanakan perannya, di samping sebagai individu yang bertanggung jawab atas kesejahteraan diri sendiri. Jangan ada yang saling cubit, justru harus lebih akor dan menyenangkan.
Maka sejatinya kesejahteraan yang hakiki adalah diupayakan bersama dengan kebenaran cara dan bersama menikmatinya.
====================
Hamim Thohari Majdi
Ha Mim Co
Kenikmatan instan
Mewujudkan kesejahteraan
Gutu yang mencintai

Tidak ada komentar:
Posting Komentar