JANGAN MENUNDA PEKERJAAN AGAR TIDUR ANDA PULAS
Jangan Menunda Pekerjaan agar tidur anda pulas.
Trilogi yang harus dipegangi bagi yang sedang meraih kesuksesusan adalah ; jangan sekali-kali menunda pekerjaan, jangan sia-siakan peluang dan jangan berpangku tangan. Banyak orang yang ingin dikatakan sibuk dengan segudang urusan, sehingga tampak mondar-mandir dan bila diminta atasan untuk melakukan suatu pekerjaan berdalih “sebentar ya pak, nanti saya kerjakan” atau sebagian yang lain menjawab “waktunya kan masih lama, besuk-besuk saja pak saya kerjakan” dan yang lainnya mengelak “ma’af pak saya masih ada urusan lain”, ”ma’af bapak tinggal diprint, “ma’af tinggal dijilid” jawaban para pelaksana sebagaiamana tersebut di atas semuanya berpijak pada keadaan yang sedang dijalani, namun tidak mencerminkan loyalitas pada pekerjaannya atau terhadap atasannya. Karena sekadara memberi janji bukan bukti.
Ikuti Perjalanan Waktu
Perhatikan
laju detik di jam tangan anda atau jam tembok, untuk menyempurnakan hitungan
hari perjalananya dimulai dari nol menuju angka 1, 2, 3 dan seterusnya hingga
angka 12, atau jam digital anda melaju dari 00.00 menuju 23.59. anda
mengayunkan langkah kaki juga ke depan, begitu juga perjalanan masa yang anda
tuju adalah masa depan, masa di mana seluruh harapan digantungkan, karenanya
siapkan segalanya untuk menyongsong gemilang kehidupan anda esok hari
Sesal
kemudian memang tiada arti, namun masih ada seseorang justru senang dengan
nostalgia, mengingat bahkan membanggakan masa lalu, banyak yang tercengang dan
terpana merenungi hal-hal yang terlanjur tidak dikerjakan, akibatnya banyak
kesuksesan yang tertunda, ada janji yang tidak ditepati dan ada budi yang belum
sempat terbalas
Apa yang harus dilakukan di waktu malam agar tetap sehat bugar? simak di bawah ini
https://www.youtube.com/watch?v=4vXD3_ZDLMI&t=87s
Tiada yang kuasa memutar
waktu, yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan detik demi detik dengan amal
kebaikan, mengoptimalkan menit demi menit menebar ilmu pengetahuan, mengisi jam
demi jam penuh dengan karya nyata, menjalani hari demi hari meninggalkan jejak
kesalehan, tiap waktu berlalu tertulis dengan tinta emas, buku harian kita
berisi syair yang menyejukkan.
Untuk itu jalani hidup seperti putaran
waktu mengayunkan langkah ke depan,
membangun impian gemilang, mengerjakan apa yang ada sekarang juga, jangan ditunda-tunda, dan bila sudah
selesai segera kerjakan tugas yang lain seperti firman Allah dalam surat
Al-Insyirah ayat 7-8, “Maka apabila kamu telah
selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang
lain, Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap (Faidza Faraghta Fanshab, wa ilaa rabbika farghab)”
Menunda pekerjaan itu penyakit
Prinsip manajemen
efektif dan efisien bagi aktivitas manusia adalah mendorong agar hidup
produktif dan menyelesaikan pekerjaan sesegera mungkin, oleh sebab itu menunda pekerjaan sama
halnya dengan pemborosan, seperti mobil yang sudah dinyalakan mesinnya tetapi
tidak dikendarai atau dijalankan, maka BBM-nya (Solar, premium atau yang lain) berkurang. Manusia
meski tidak melakukan apa-apa alias diam, energi dalam tubuh tetap terserap
untuk gerak dan pikiran, karenanya meski seeorang dalam keadaan termenung akan
terasa lapar bila jam makan telah tiba
Bila diamati kondisi
fisik dan psikis antara satu orang dengan lainnya yang punya kesibukan dan yang enggan melaksanakan tugas bahkan sama
sekali tidak melaksanakan tugas (ke tempat hanya mengisi daftar haidr kemudian begadang sambil menunggu waktu
pulang), maka yang punya kesibukan justru kelihatan lebih segar dan terpancar
keceriahan di wajahnya. ma’af, sedang mereka yang hanya begadang wajah dan
pikirannya hampa seperti lahan luas nan tandus, ini menunjukkan bahwa orang
yang bekerja memiliki cadangan energi dua kali lipat dengan orang yang
santai-santai saja di
tempat kerja
Kebiasaan menunda-nunda
pekerjaan perlu diwaspadai yang dampaknya tidak saja semakin menumpuknya
pekerjaan bahkan hingga lupa kalau punya pekerjaan, juga dampak terhadap kurang
baiknya pelayanan, dan hal yang paling serius ternyata kebiasaan menunda-nunda
pekerjaan itu adalah sebuah penyakit bernama procrastination
Beberapa literatur
menyebutkan procrastination adalah istilah gangguan Psikologis yang
digunakan untuk orang-orang yang hobinya menunda pekerjaan atau kebiasaan
mengakhirkan pekerjaan hingga menit-menit terakhir baik pekerjaan yang sifatnya
urgen (segera diselesaikan) apalagi yang bersifat biasa (ringan), bagi yang
suka menunda pekerjaan biasanya
menganggap remeh terhadap tugasnya dan rasa percanya dirinya terlalu berlebihan
Siapapun yang suka menunda-nunda
pekerjaan termasuk orang yang tidak produktif dan gampang terserang stress, utamanya
ketika pekerjaan yang semestinya bisa diselesaikan dalam waktu singkat anda
membiarkannya hingga detik-detik akhir, akibatnya pikiran tidak bisa fokus dan
energi yang dikeluarkan berlipat, karena anda dikejar oleh waktu sebagai pemicu
stress. Lain halnya bila pekerjaan dilakukan secara santai, justru energi akan semakin
berlimpah dan hasilnya jauh lebih baik, karena banyak waktu untuk mengoreksi
apa yang telah dikerjakan kemudian secepatnya disempurnakan
Bekerja
seperti membangun istana
Istana yang megah berasal dari
tumpukan-tumpukan batu yang tersusun dengan rapi, sama halnya kain yang
terpintal dari benang, batu atau benang
ibarat tugas harian kita dan istana adalah tujuan akhir yang dicanangkan, bila seseorang
rajin memintal maka selembar kain segera diperoleh, begitu juga istana segera
bisa dihuni bila serius menumpuk batu-batu dan segala ornament yang dibutuhkan
Banyak yang beranggapan tugas atau
pekerjaan harian adalah rutinitas yang tuntas ketika telah rampung, tidak ada
kaitan dengan pekerjaan lain dan tidak berpengaruh dengan masa depan, karenanya
kembali ditegaskan kerjakan apa yang ada sekarang dan jangan menundanya hingga
waktu akhir, karena pekerjaan harian ibarat orang menyusun batu untuk membuat
istana atau memintal benang menjadi kain, bila selalu menunda-nunda maka istana
yang diinginkan membutuhkan waktu yang cukup lama dan akan tetap tinggal di
tanah yang terhampar, begitu juga bila selalu menunda memintal benang maka
tidak menjadi kain dan akan dimanfaatkan sesuai kebutuhan
Ketika istana yang sedang dibangun tak kunjung nyata, maka hidup selalu dalam ketakutan, takut dengan terik matahari, takut dengan dinginnya hujan, takut dengan serangan hewan liar yang membuat tidur tidak pulas, maka selesaikanlah tugas sesegera mungkin sehingga pikiran terbebas dari beban dan di dalam rumah bisa merdeka mengumbar senyum bersama keluarga, dan ketika malam hari pikiran tenang karena tidak lagi punya beban, akhirnya bisa tidur pulas bangun pagi segar kembali dan siap menyongsong hari esok , will be succes
Jangan menunda pekerjaan agar tidur anda pulas Hamim Thohari Majdi


Tidak ada komentar:
Posting Komentar