Senin, 24 Mei 2021

JANGAN MENUNDA PEKERJAAN AGAR TIDUR ANDA PULAS

 

 

JANGAN MENUNDA  PEKERJAAN AGAR TIDUR ANDA PULAS

           

Jangan Menunda Pekerjaan agar tidur anda pulas.
Trilogi yang harus dipegangi bagi yang sedang meraih kesuksesusan adalah ;  jangan sekali-kali menunda pekerjaan, jangan sia-siakan peluang dan jangan berpangku tangan. Banyak orang yang ingin dikatakan sibuk dengan segudang urusan, sehingga tampak mondar-mandir dan bila diminta atasan untuk melakukan suatu pekerjaan berdalih “sebentar ya pak, nanti saya kerjakan” atau sebagian yang lain menjawab “waktunya kan masih lama, besuk-besuk saja pak saya kerjakan” dan yang lainnya mengelak “ma’af pak saya masih ada urusan lain”, ”ma’af bapak tinggal diprint, “ma’af tinggal dijilid” jawaban para pelaksana sebagaiamana tersebut di atas semuanya berpijak pada keadaan yang sedang dijalani, namun tidak mencerminkan loyalitas pada pekerjaannya atau terhadap atasannya. Karena sekadara memberi janji bukan bukti.

 

Ikuti Perjalanan Waktu

            Perhatikan laju detik di jam tangan anda atau jam tembok, untuk menyempurnakan hitungan hari perjalananya dimulai dari nol menuju angka 1, 2, 3 dan seterusnya hingga angka 12, atau jam digital anda melaju dari 00.00 menuju 23.59. anda mengayunkan langkah kaki juga ke depan, begitu juga perjalanan masa yang anda tuju adalah masa depan, masa di mana seluruh harapan digantungkan, karenanya siapkan segalanya untuk menyongsong gemilang kehidupan anda esok hari

            Sesal kemudian memang tiada arti, namun masih ada seseorang justru senang dengan nostalgia, mengingat bahkan membanggakan masa lalu, banyak yang tercengang dan terpana merenungi hal-hal yang terlanjur tidak dikerjakan, akibatnya banyak kesuksesan yang tertunda, ada janji yang tidak ditepati dan ada budi yang belum sempat terbalas

        Apa yang harus dilakukan di waktu malam agar tetap sehat bugar? simak di bawah ini 

                                            https://www.youtube.com/watch?v=4vXD3_ZDLMI&t=87s

            Tiada yang kuasa memutar waktu, yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan detik demi detik dengan amal kebaikan, mengoptimalkan menit demi menit menebar ilmu pengetahuan, mengisi jam demi jam penuh dengan karya nyata, menjalani hari demi hari meninggalkan jejak kesalehan, tiap waktu berlalu tertulis dengan tinta emas, buku harian kita berisi syair yang menyejukkan.

Untuk itu jalani hidup seperti putaran waktu  mengayunkan langkah ke depan, membangun impian gemilang, mengerjakan apa yang ada sekarang  juga, jangan ditunda-tunda, dan bila sudah selesai segera kerjakan tugas yang lain seperti firman Allah dalam surat Al-Insyirah ayat 7-8, “Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap (Faidza Faraghta Fanshab, wa ilaa rabbika farghab)”

 

Menunda pekerjaan itu penyakit

            Prinsip manajemen efektif dan efisien bagi aktivitas manusia adalah mendorong agar hidup produktif dan menyelesaikan pekerjaan sesegera mungkin, oleh sebab itu menunda pekerjaan sama halnya dengan pemborosan, seperti mobil yang sudah dinyalakan mesinnya tetapi tidak dikendarai atau dijalankan, maka BBM-nya (Solar,  premium atau yang lain) berkurang. Manusia meski tidak melakukan apa-apa alias diam, energi dalam tubuh tetap terserap untuk gerak dan pikiran, karenanya meski seeorang dalam keadaan termenung akan terasa lapar bila jam makan telah tiba

            Bila diamati kondisi fisik dan psikis antara satu orang dengan lainnya yang punya kesibukan dan  yang enggan melaksanakan tugas bahkan sama sekali tidak melaksanakan tugas (ke tempat hanya mengisi daftar haidr  kemudian begadang sambil menunggu waktu pulang), maka yang punya kesibukan justru kelihatan lebih segar dan terpancar keceriahan di wajahnya. ma’af, sedang mereka yang hanya begadang wajah dan pikirannya hampa seperti lahan luas nan tandus, ini menunjukkan bahwa orang yang bekerja memiliki cadangan energi dua kali lipat dengan orang yang santai-santai saja di tempat kerja

            Kebiasaan menunda-nunda pekerjaan perlu diwaspadai yang dampaknya tidak saja semakin menumpuknya pekerjaan bahkan hingga lupa kalau punya pekerjaan, juga dampak terhadap kurang baiknya pelayanan, dan hal yang paling serius ternyata kebiasaan menunda-nunda pekerjaan itu adalah sebuah penyakit bernama procrastination

            Beberapa literatur menyebutkan procrastination adalah istilah gangguan Psikologis yang digunakan untuk orang-orang yang hobinya menunda pekerjaan atau kebiasaan mengakhirkan pekerjaan hingga menit-menit terakhir baik pekerjaan yang sifatnya urgen (segera diselesaikan) apalagi yang bersifat biasa (ringan), bagi yang suka menunda pekerjaan  biasanya menganggap remeh terhadap tugasnya dan rasa percanya dirinya terlalu berlebihan

 


Siapapun yang suka menunda-nunda pekerjaan termasuk orang yang tidak produktif dan gampang terserang stress, utamanya ketika pekerjaan yang semestinya bisa diselesaikan dalam waktu singkat anda membiarkannya hingga detik-detik akhir, akibatnya pikiran tidak bisa fokus dan energi yang dikeluarkan berlipat, karena anda dikejar oleh waktu sebagai pemicu stress. Lain halnya bila pekerjaan dilakukan secara santai, justru energi akan semakin berlimpah dan hasilnya jauh lebih baik, karena banyak waktu untuk mengoreksi apa yang telah dikerjakan kemudian secepatnya disempurnakan

 

Bekerja seperti membangun istana

Istana yang megah berasal dari tumpukan-tumpukan batu yang tersusun dengan rapi, sama halnya kain yang terpintal dari benang, batu  atau benang ibarat tugas harian kita dan istana adalah tujuan akhir yang dicanangkan, bila seseorang rajin memintal maka selembar kain segera diperoleh, begitu juga istana segera bisa dihuni bila serius menumpuk batu-batu dan segala ornament yang dibutuhkan

Banyak yang beranggapan tugas atau pekerjaan harian adalah rutinitas yang tuntas ketika telah rampung, tidak ada kaitan dengan pekerjaan lain dan tidak berpengaruh dengan masa depan, karenanya kembali ditegaskan kerjakan apa yang ada sekarang dan jangan menundanya hingga waktu akhir, karena pekerjaan harian ibarat orang menyusun batu untuk membuat istana atau memintal benang menjadi kain, bila selalu menunda-nunda maka istana yang diinginkan membutuhkan waktu yang cukup lama dan akan tetap tinggal di tanah yang terhampar, begitu juga bila selalu menunda memintal benang maka tidak menjadi kain dan akan dimanfaatkan sesuai kebutuhan

Ketika istana yang sedang dibangun tak kunjung nyata, maka hidup selalu dalam ketakutan, takut dengan terik matahari, takut dengan dinginnya hujan, takut dengan serangan hewan liar yang membuat tidur tidak pulas, maka selesaikanlah tugas sesegera mungkin sehingga pikiran terbebas dari beban dan di dalam rumah bisa merdeka mengumbar senyum bersama keluarga, dan ketika malam hari pikiran tenang karena tidak lagi punya beban, akhirnya bisa tidur pulas bangun pagi segar kembali dan siap menyongsong hari esok , will be succes

 Jangan menunda pekerjaan agar tidur anda pulas Hamim Thohari Majdi 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar