Jumat, 20 Agustus 2021

PENUH KENIKMATAN

PENUH KENIKMATAN


Penuh Kenikmatan. Persepsi tentang nikmat banyak yang mengidentikkan  dengan harta. Sehingga nikmat Allah adalah berlimpahnya harta benda. Padahal kalau mau dikaji lebih jauh bahwa nikmat Allah adalah segala hal-hal baik yang melekat dalam diri atau di luar dirinya yang membuat hidupnya mudah. Contoh nikmat sehat,  maka memudahkan seseorang melakukan aktivitas dengan mengherakkan potensi badan dan tenaganya.
Penuh kenikmatan adalah dicukupkannya oleh Allah  sarana dan prasarana  baik untuk berkehidupan dunianya ataupun akhirat, dengan begitu tidak lagi disibukkan dengan belum tersedianya bekal untuk melalukan sesuatu.
Tidakkah dalam hidup ini masih banyak yang kurang cukup, atau hidup dalam ambang kemiskinan, lingkungan yang senantiasa bergejolak dan kondisi atau struktur tanah yang gersang. Maka  bagaimana mungkin bisa menikmati hidup. Padahal gambaran keindahan hidup seperti berada di taman surga.
Guru memiliki tugas untuk menggerakkan nyali siswa agar mewujudkan lingkungan (masyarakat) yang melimpah kesejahteraan atau keberkahan dari berbagai penjuru dengan menajamkan kreativitas dan mendorong untuk berinovasi, menghasilkan karya-karya untuk kesejahteraan ummat manusia dengan tetap berpijak pada harkat kemanusiaannya. 
Pendidikan memghasilkan insan pencipta lapangan pekerjaan, pembangun budaya dan infrastruktur yang dibutuhkan. Kenikmatan tidak datang dengan sendirinya, harus diperjuangkan. Dan paling penting adalah mensikapi atas datangnya nikmat serta memanfaatkannya dalam hidup. 


========================
Hamim Thohari Majdi
Ha Mim Co
Penuh Kenikmatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar